Jasa Buat Web | Tulis Artikel Dan Bisnis | program paid review dan pembuatan Private Label Article | Harga Terjangkau Dan Aman

LOWONGAN KERJA ONLAINE : Bisnis Penipuan Waspadalah!

Profile
Diposting oleh Saif Mild Hingga Saat ini

TRANSLATE THIS PAGE: YES?

TRANSLATE THIS PAGE

WAPwapmild.n.nu - Buat Anda Berhati-hatilah ketika mencari lowongan kerja ONLAINE / via online agar tidak mengalami kejadian serupa yang dialami Surya (23thn).

pada intinya setiap website penipu mempunyai ciri-ciri dengan aneka text (kata-kata) yang meyakinkan calon korban, harap anda semakin pintar dalam mencari kerja via onlaine, karna jika anda terlena dengan artikel (kata" text) yang seakan menjanjikan bahkan anda disuruh membayar terlebih dahulu dengan alasan ini itu, INGAT - ITU PENIPUAN!!!!!! mana ada orang mau nyari uang malah di minta uang? Bukan begitu kesimpulannya, soo jika anda menjumpai situs" macam tu, silahkan catat URL (alamat) situs tersebut, dan laporkan secara diam" untuk cara mengetahui titik lokasi si pengendal situs tersebut sangat mudah, anda lanjutkan mendaftar tapi jangan sampai anda mengirimkan uang kpda Musang tersebut, lalu balaslah email yang di pakai simusang yang di buat mengirimkan email kpda anda, lalu crack email tersebut dan IP - lokasi, simusang dapat anda Lacak ditempat, oke pahamkan? NEXT..... Ke Korban - Surya (23thn)

Dia kena-tipu jutaan rupiah setelah tergiur lowongan kerja dengan mengatas namakan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri).

Saat membuat laporan ke Polsekta Medan Timur, pada Senin (7/3/2016) kemarin,  warga Jalan Pancing, Medan, itu mengatakan kejadian itu bermula ketika ia menerima pesan singkat di ponsel pada pertengahan Februari 2016. Pesan itu berisi informasi perekrutan karyawan di Perum Peruri.

Korban yang tergiur lalu mengikuti petunjuk yang tertera di pesan singkat itu, yakni dengan membuka situs di www.recruitment-perumperuri.com. Korban juga mengirimkan riwayat hidup melalui e-mail dengan harapan dapat mengabdi di perusahaan pelat merah itu.

"Dua minggu setelah mengirim lamaran, saya dapat SMS kalau saya diterima dan harus mengikuti ujian. Saya juga dimintai uang," kata Surya.

Tanpa curiga, korban yang saat itu merasa sangat senang langsung mentransfer uang sebesar Rp 3,5 juta ke rekening seseorang yang mengaku dari divisi personalia pada 3 Maret 2016.

Pelaku bahkan kembali meminta uang Rp 3 juta dengan alasan biaya akomodasi.

"Saya sudah mulai curiga, saya hubungi balik nomor handphone-nya, eh sudah tidak aktif," kata korban.

Namun kecurigaan korban seketika sirna, tatkala pada Jumat (4/3/2016) lalu, korban kembali mendapat pesan singkat yang isinya agar pada 6 Maret 2016 sudah sampai di kantor Perum Peruri di Jalan Palatehan IV, Kebayoran Baru Blok K-V, Jakarta Selatan. Tiket pesawat Garuda bisa diambil saat keberangkatan.

Dengan hati gembira, korban berpamitan kepada orangtuanya untuk berangkat ke Jakarta, Minggu (6/3/2016) kemarin. Namun, sesampainya di Bandara Kualanamu, Medan, korban kembali patah hati dan menyadari semuanya hanya tipuan belaka.

"Tiket pesawat yang hendak saya tumpangi belum dibayar. Ternyata saya ditipu mereka," katanya penuh penyesalan.

Berdasarkan keterangan resmi dalam situs web http://www.peruri.co.id/career, Peruri menyatakan tidak pernah memungut biaya apa pun, baik biaya transportasi, akomodasi, biaya tes, atau biaya lain, dalam proses penerimaan karyawan.

Pengumuman terkait penerimaan karyawan Peruri dan hasil seleksi dipublikasikan melalui website resmi Peruri yaitu peruri.co.id atau website konsultan yang ditunjuk.

22 Mar 2016

Comments powered by Disqus

BUAT WEB SEPERTI INI GRATIS: BUAT