Entah darimana saya akan memulai kisah ini, karna ingatan saya seakan bagai mati tapi nyatanya masih kuat mengingat,


sebut saja nama saya Saiful Millah

  • dan teman-teman biasa memanggil nama saya Saif / Syef / Asep,
  • dulu waktu kecil saya (saif) dikenal dgn ank yang nakal, (itu kata orang tua saif dan tetangga)
  • jujur sedikit saif masih ingat waktu masa-masa itu, (kecil)

  • saif sering kena marah sama kedua orang tua saif, apalagi kalo pas saif bertengkar sama adik perempuan saif, sebut saja nama adik saif mahgfudlotul aminah dan biasa dipanggil (minah)
  • sudah pasti saiflah yang kena hajar sama orang tua saif, dan itu hampir tiap hari saif selalu kena pukul, tendang, siraman air panas. Dan lain sebagainya bahkan saif pernah di ikat sambil digantung dengan posisi kaki diatas kepala dibawah
  • mungkin kira-kira waktu itu usia saif masih 4 - 5 tahunan tepat dibelakang rumah saif di ikat dan digantung sesudah saif di tendang di pukul dan dibuat kesakitan seluruh badan, itu karna kesalahan saif yang telah saif perbuat akibat saif mengambil benang jahit milik bapak saif
  • bapak saif seorang penjahit rumahan dirumah sendiri, dan masa itu sekitar thn 1988 - 1999 belum ada listrik di kampung saif, bapak saif menjahit dgn cara di genjot (dikayuh / ontell) iyah walau gubug kami jauh layak disebut rumah, tapi itulah rumah kami tempat berteduh, kami tinggal di desa yang jauh dari keramain (kota)
  • ma'tuo (nenek) almarhum ibunya babak saif, beliaulah yang kerap kali menolong saif kala pas saif kena marrah masal (dipukul, ditendang, atau bentakkan kasar) dari bapak juga emmak saif,
  • pas waktu saif di ikat dan digantung itu, MA'TUO-lah yang menurunkan saif dari gantungan serta ikatan, sambil mata meneteskan air, ma'tuo membantu saif dari hukuman orang tua saif, sambil ngandani (menasehati) ma'tuo mengusap-usap tubuh saif, ma'tuo bilang
  • Nang (lop / panggilan bocah laki-laki masa kecil) ,kamu itu mbo' jgn nakal, kalo orang tua kamu bilang apa, kamu itu nurut jgn bandell ginikan jadinya...

    sambil nangis memelas saif mengangguk, akhirnya tepat umur 6-thn saif di masukkan kepesantren kanak-kanak itu kenapa karena saif pernah ditanya sama bapak dan emak saif, Lop kamu kalo besar nanti mau jadi apa? Dengan polos saif jawab:
    mau jadi Kiyai itu karna kenapa saif jawab itu? Karna setiap malam saif kala hendak bobok saif sering dengerin radio ceramah pak-yai yang bikin lelap bobok, dan saif kepengen semua orang tepat saat mau memarahi anak-anak sebaya saif tidak jadi, terutama orang tua saif, tidak lagi mengajar (memusuhi / menghukum) saif lantaran pada bobok setelah dengerin saif ceramah, itulah angan-angan anak nakal ini (saif)

    itu kenapa saat di tanya emak sama bapak saif bilang mau jadi Kiyai, dan saif pun berangkat mondok, meninggalkan adik saif dirumah, saif tak lupa meminta ciuman sama ma'Tuo (nenek) saif, dan ma'Tuo memberi saif jajan tentu saif senang dan girang

    itulah sesok ma'Tuo Nenek saif tercinta yang kini telah ada di syurganya allah swt, sejenak mari bantu saif mengirimkan do'a dengan agama masing-masing, kebetulan saif beragama islam alkhamdulillah(surat-allfatekhah) buat nenek saif.....

  • terimakasih sebesar-besarnya atas do'a anda.
  • semoga allah swt membalas Keluhuran budi baik Nenek saif di alam sana serta diampuni segala khilaf dan dosanya,
  • entahlah tapi memang inilah kehidupan, kadang dibawah, kadang nyamping, juga kadang naik, IKHLAS dan sabar inilah prinsip saif
  • walau terkadang kesabaran hilang nan kembali datang, saif menjalani lika-liku hidup yang subkhanallah... Kadang sakit kadang senang
  • soal sakit?
  • saif ingat pernah sakit Lumpuh selama setahun, tidak bisa berjalan (kaki lemas bagai tak bertullang) tangan kram / kaku, dan soal makan, ini biasa tidak seperti orang sakit selayaknya, gejala sakit ini terjadi tepat pagi jelang siang (pertengahan antara pagi dan siang)
  • waktu saif selesai makan, dan ketika saif bangun hendak membawa piring kebelakang tiba - tibaaa saif kesandung galur (palang pintu bawah / lawang kayu bagian bawah) tepat saat melangkah saif kesandung dan jatuh... Brrruuughk!! dan saat hendak bangun tiba-tiba kaki saif tidak dapat digerakkan (lemas total) bagai tak berbalung / tulang.
  • dari semenjak itu saif lumpuh salama setahun...
    Next kisah hidup saif saat lumpuh di artikel selanjutnya iya, Salam Santun.